Video Begal Bersajam Todong Korban di Jakpus: Motor Dirabut, Korban Tergeletak di Jalanan

Video Begal Bersajam Todong Korban di Jakpus: Motor Dirabut, Korban Tergeletak di Jalanan – Jakarta – Aksi pembegalan bersenjata tajam kembali meresahkan warga Ibu Kota. Sebuah video yang beredar memperlihatkan sekelompok pria melakukan pembegalan di wilayah Jakarta Pusat (Jakpus). Para pelaku yang mengendarai sepeda motor melancarkan aksi kekerasan dengan menodongkan senjata tajam (sajam) kepada korban, merampas sepeda motor, dan meninggalkan korban tergeletak di aspal jalanan .

Baca Juga: Teror Air Keras di Bogor: 2 Siswa SMA Disiram Orang Tak Dikenal saat Perjalanan Pulang Sekolah

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengonfirmasi peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (9/4/2026) lalu dan saat ini kasus tersebut sedang dalam penanganan Polres Metro Jakarta Pusat .

Aksi Keji di Jalanan Ibu Kota

Dalam video yang tersebar, aksi pembegalan terjadi secara spontan. Kelompok pelaku tampak melintas dan langsung menghadang korban. Dengan senjata tajam yang terlihat jelas, mereka tidak segan untuk menggunakan kekerasan.

“Lalu pelaku menendang korban hingga terjatuh dan korban ditendang serta dipukul dengan batu di TKP. Kemudian sepeda motor dan HP korban dibawa kabur oleh pelaku,” kata Plt Kanit Reskrim Polsek Metro Gambir, Iptu Heri Moko saat menangani kasus serupa di wilayah tersebut .

Korban yang tidak berdaya karena dihadang beberapa orang sekaligus dan diancam senjata tajam langsung menjadi sasaran kekerasan. Para pelaku tidak segan-segan memukuli korbannya sebelum akhirnya melarikan diri dengan membawa kendaraan dan barang berharga korban .

Dampak Fisik dan Psikologis

Korban pembegalan seringkali mengalami luka fisik yang cukup serius akibat dipukuli atau dipukul menggunakan senjata tumpul maupun senjata tajam. Dalam berbagai kasus di wilayah yang sama, korban kerap mengalami luka di kepala, memar di wajah, hingga luka pada pergelangan tangan akibat perlawanan (defensive wound) saat berusaha menyelamatkan diri .

“Korban mengalami luka di kepala, lecet dimuka dan pergelangan tangan. Dari keterangan pihak RS ada kemungkinan dirawat karena luka yang diderita, selanjutnya korban segera diberikan pengobatan dan perawatan oleh pihak RS,” ungkap Iptu Heri Moko terkait kondisi korban begal lainnya .

Selain luka fisik, korban juga berpotensi mengalami trauma psikologis berkepanjangan akibat peristiwa yang tiba-tiba dan mengancam jiwa. Rasa takut untuk berkendara di malam hari atau melintasi jalur yang sepi seringkali membekas dalam waktu yang cukup lama.

Respons dan Imbauan Polisi

Menghadapi maraknya aksi kejahatan ini, Polres Metro Jakarta Pusat bersama jajaran Polsek di lingkungannya terus melakukan penyelidikan dan pemburuan terhadap para pelaku. Petugas juga menggencarkan patroli di titik-titik rawan kejahatan serta melakukan olah TKP untuk mengumpulkan petunjuk .

“Korban sudah membuat LP (laporan polisi) di Polrestro Jakpus. Selanjutnya untuk pengantar visum diserahkan kepada penyidik Polres untuk kelengkapan administrasi penyidikan,” jelas Iptu Heri Moko .

Aparat kepolisian juga menghimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama bagi pengendara yang melintas sendirian di malam hari. Warga diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat jika melihat gerak-gerik mencurigakan atau mengetahui keberadaan para pelaku.

“Jangan ragu untuk berteriak atau mencari tempat ramai jika merasa diikuti. Siapkan nomor darurat 110 pada ponsel untuk memudahkan pelaporan jika terjadi keadaan darurat,” pesan seorang perwira kepolisian.

Kesimpulan: Aksi begal bersenjata tajam di Jakarta Pusat terekam dalam video yang viral, memperlihatkan kekejaman pelaku yang melukai korban sebelum merampas motor dan meninggalkannya di jalan. Polisi telah memastikan kasus ini ditangani dan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor jika menjadi korban atau mengetahui keberadaan pelaku di lingkungan sekitar.

Tinggalkan komentar