Terungkap! Pemilik WO Marwah Bukan Kali Pertama Terjerat Kasus Penipuan

Terungkap! Pemilik WO Marwah Bukan Kali Pertama Terjerat Kasus Penipuan – Kasus penipuan wedding organizer (WO) Marwah Catering Service yang mengehebohkan jagat maya pekan ini ternyata bukan kali pertama pemiliknya berurusan dengan hukum. RM (34) dan istrinya E, pasutri pemilik WO di kawasan Cakung, Jakarta Timur ini, ternyata merupakan residivis yang pernah terjerat kasus serupa di tahun 2023.

Baca Juga: Terungkap! Pemilik WO Marwah Bukan Kali Pertama Terjerat Kasus Penipuan

Berdasarkan hasil penelusuran dan pernyataan sejumlah korban lama, kasus ini bukan kejadian pertama bagi WO Marwah. Faktanya, sebelum kasus Aldi dan Feny yang merugi hingga Rp85,5 juta viral, sudah ada korban-korban lain yang mengalami nasib serupa .

Korban Sebelumnya: Pelayanan Tidak Sesuai Janji

Feny, salah satu korban dari pasangan Aldi, mengungkapkan bahwa ia sebenarnya sudah mendengar kabar burung soal WO Marwah jauh sebelum hari pernikahannya. Dari seorang korban lama yang diidentifikasi bernama Diana, ia mendapat cerita bahwa pada awal tahun 2026, WO tersebut sudah pernah bermasalah .

“Di awal tahun saya pernah dengar kasusnya juga dari Kak Diana, korban sebelumnya. Dari situ saya pikir, ‘acara masih tetap berjalan tapi memang kurang’, seperti gubukan kurang, pesan empat datangnya tiga. Catering telat, harusnya jam 11.00 sudah gelar, ini jam setengah 12 baru disajikan,” ungkap Feny dengan nada kecewa .

Ini membuktikan bahwa pola penipuan WO Marwah sudah berlangsung lama. Mereka memberikan pelayanan tidak sesuai kontrak kepada korban-korban awal, namun masih menyelesaikan acara meskipun dengan kualitas buruk. Hal ini diduga dilakukan untuk menghindari laporan polisi .

Buronan Sejak 2023?

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, dugaan kuat bahwa WO Marwah sudah menjadi buronan sejak tahun 2023 menguat. Meskipun belum ada putusan pengadilan yang final, beberapa klien sebelumnya sudah melaporkan praktik tidak bertanggung jawab WO ini ke berbagai pihak, termasuk mengadu ke konsumen dan lembaga advokasi .

Polisi sendiri masih terus mendalami total jumlah korban. Namun, dari informasi awal yang dihimpun, sudah ada lebih dari 50 calon pengantin yang melapor atau mengaku menjadi korban WO Marwah .

Kronologi Lengkap Penipuan

Menurut laporan yang diterima polisi dari pasangan Aldi (32) dan Feny (32), modus operandi WO Marwah cukup rapi. Keduanya pertama kali mengetahui WO tersebut dari Instagram. Mereka tertarik dengan paket pernikahan dan melakukan serangkaian transaksi .

Pembayaran Bertahap: Feny melakukan pembayaran uang muka (DP), test food, hingga fitting baju di kantor JGC, Cakung .

Pelunasan: Mereka melunasi biaya sebesar Rp 85 juta pada awal April 2026, kemudian menambah jumlah tamu pada 11 Mei 2026 sehingga total menjadi Rp85,5 juta .

Kecurigaan Muncul: Pada H-10, pengelola Gedung Islamic Center Bekasi menghubungi Feny dan mengatakan bahwa WO Marwah belum membayar sewa gedung, hanya memberikan DP sekitar Rp6 juta dari total Rp23,5 juta yang seharusnya .

Hilang Kontak: Saat dikonfirmasi, WO Marwah memberikan janji palsu dan akhirnya tidak bisa dihubungi. Kantor mereka di JGC sudah tutup dan kosong .

Kondisi Terkini: Polisi Buru Pemilik

Hingga saat ini, Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur terus memburu RM dan istrinya yang diduga melarikan diri ke suatu tempat tak dikenal .

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Bayu Kurniawan mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menaikkan status kasus ini ke tahap penyidikan. Sebanyak enam saksi telah diperiksa, termasuk calon pengantin lain yang dijadwalkan menikah pada 19 Juli dan 17 September 2026 .

Kerugian materiil yang dialami para korban pun tidak main-main, mencapai ratusan juta rupiah. Selain itu, luka psikis karena kegagalan pesta pernikahan di hari bahagia juga menjadi penderitaan yang tak ternilai bagi pasangan pengantin

Tinggalkan komentar