Mutasi Polri: Irjen Djati Jadi Kapolda Sumbar, Brigjen Agus Pimpin Kaltara – Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi besar di tubuh Polri. Sebanyak 108 perwira tinggi dan menengah ikut dimutasi dalam gelombang terbaru Mei 2026. Dua jabatan Kapolda ikut berganti, yaitu Sumatera Barat dan Kalimantan Utara.
Baca Juga: Mutasi Polri: Irjen Djati Jadi Kapolda Sumbar, Brigjen Agus Pimpin Kaltara
Mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026. Kapolri menandatangani surat tersebut pada 7 Mei 2026. Rotasi ini bertujuan untuk pembinaan karir dan penyegaran organisasi.
Irjen Djati Wiyoto Resmi Pimpin Polda Sumbar
Kapolda Sumatera Barat kini dijabat oleh Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Utara. Djati menggantikan Irjen Gatot Tri Suryanta. Gatot dimutasi menjadi Pati Lemdiklat Polri.
Irjen Djati dikenal sebagai perwira spesialis intelijen keamanan. Ia lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991. Sebelum memimpin dua Polda, Djati memiliki pengalaman panjang di bidang intelijen.
Berikut beberapa pengalaman strategisnya:
-
Wakapolda Metro Jaya
-
Analis Kebijakan Madya Bidang Ekonomi Baintelkam Polri
-
Direktur Intelijen Keamanan (Dirintelkam) Polda Riau
-
Dirintelkam Polda Jawa Tengah
-
Wakil Direktur Intelkam Polda Jawa Tengah
Brigjen Agus Wijayanto Pimpin Polda Kaltara
Jabatan Kapolda Kalimantan Utara kini diisi oleh Brigjen Pol Agus Wijayanto. Agus menggantikan Irjen Djati yang pindah ke Sumbar. Sebelumnya, Agus Wijayanto bertugas sebagai Kepala Biro Pengawasan dan Pembinaan Profesi (Karowabprof) Divisi Propam Polri.
Rotasi sebagai Dinamika Organisasi
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir memberikan penjelasan. Mutasi ini merupakan hal yang alamiah dan wajar dalam organisasi Polri.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” ujar Johnny dalam keterangan tertulis.
Selain Kapolda Sumbar dan Kaltara, mutasi gelombang ini juga mencakup 7 jabatan Kapolda lainnya. Selain itu, ada juga pergantian di posisi strategis Mabes Polri.
Kesimpulan: Polri melakukan mutasi besar-besaran. Posisi Kapolda Sumbar dan Kaltara berganti. Irjen Djati Wiyoto Abadhy (sebelumnya Kapolda Kaltara) resmi menjadi Kapolda Sumbar. Brigjen Agus Wijayanto (dari Divisi Propam Polri) mengisi posisi Kaltara.
